Kamis, 20 Maret 2014

SEMINAR EKONOMI KERAKYATAN RUANG BELAJAR MASYARAKAT (RBM) KABUPATEN BANTAENG




Bantaeng (RBM) Seminar Ekonomi Kerakyatan dialaksanakan oleh Ruang Belajar Masyarakat Kabupaten Bantaeng, Rabu (19/03/2014) bertempat di Gedung Pertiwi Kab. Bantaeng. Kegiatan ini didasarkan pada Rencana Kerja RBM Kab. Bantaeng Divisi Ekonomi Kerakyatan.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala BPM dan PEMDES Kab. Bantaeng, Kepala BAPPEDA, Ka. Dinas Koperasi dan UKM Kab. Bantaeng, serta pihak perbankkan yang di wakili oleh Bank Sulselbar Cabang Bantaeng.

Peserta Seminar Ekonomi Karakyatan berasal dari 7 kecamatan yang terdiri dari 7 orang dari unsur kepala desa, 7 orang dari fasilitator BUMDes, 21 orang dari Direksi BUMDes, 7 orang Fasilitator Kecamatan PNPM-MP, 7 orang dari unsur BKAD, Pengurus UPK sebanyak 14 orang dan Pengurus Kelompok SPP sebanyak 35 orang.

Kegiatan seminar sehari dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala BPM dan PEMDES Kab. Bantaeng Ir. Meyriyani, M.Si. Selain itu, dalam pelaksanaan kegiatan seminar tersebut, diberi pengantar oleh Ketua Pokja RBM Kab. Bantaeng, Ramlan, SE.

Dalam penyampaiannya, Ketua Pokja RBM Kab. Bantaeng mengungkapkan bahwa, perlunya sinergitas melalui peran berbagai pihak dalam mengoptimalisasikan segala bentuk program-program pemerintah, demi terwujudnya desa yang mandiri.

Seminar ekonomi kerakyatan dengan tema Optimalisasi Peran Multipihak, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, yang bertujuan untuk mengembangkan issue sentral yaitu pengembangan ekonomi khususnya di Kabupaten Bantaeng.

Hal ini dapat dilihat dari visi Kabupaten Bantaeng “sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Sulawesi Selatan, maka dipandang perlu adanya penguatan sektor perekonomian yang berbasis perdesaan.

Peran dan kontribusi semua pihak adalah salah satu kunci keberhasilan suatu program pembangunan ekonomi yang lebih baik disegala tingkatan. Begitupun juga dengan seminar yang telah dilaksanakan merupakan salah satu langkah untuk menyamakan persepsi dan/atau cara pandang untuk mendorong ekonomi perdesaan melalui kolaborasi program.

Anggaran kegiatan seminar ekonomi kerakyatan bersumber dari dana DOK RBM Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp. 19.114.500, ungkap Jumaing, S.Pdi disela penyampaian laporan panitia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar